Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Mimpi Abadi

Tak dapat dilukiskan hanya dg kata "senang" ketika kita bertemu lagi setelah sekian lama... Meskipun hanya pertemuan dalam sebatas mimpi, Seketika rindu semakin membuncah, ingin sekali melihatmu lagi tersenyum di depanku! Kukecup kedua pipimu kau pun mengejekku  Tak kuhiraukan ejekanmu, tak lepas senyum tersungging di wajah ini.... :) Terasa nyata pertemuan kita semalam... Jika Tuhan mengizinkan, rela ku tak terbangun dan tenggelam dalam mimpi bersama denganmu.  Karena di dunia sepi tak kutemui sosokmu lagi :')  

Sandwich Family

Kenangan menyakitkan selalu membayangi hari-hari... Banyak kata "seandainya" bermunculan di kepala...  Logika tertutup oleh rasa sakit yang terus berdenyut nyata...  Akankah lagi dapat kurasakan bahagia, menjalin kisah dg seseorang nantinya.. Akankah jalan terbuka untukku kelak...? Trauma membayangi diri di siang dan malam...  Teringat luka yg kudapat saat menjalin asmara...  Bukan luka dr Dia, namun luka sebab orang yang harusnya dewasa menerima saat putrinya bersama pujaan. Bukan lega sang Putri telah berkeluarga, namun tak rela jika tak lagi mendapat manfaat seperti sedia kala. ... Diri ini terjerat dalam keluarga sandwich, yang bertumpuk-tumpuk rasa perih. Perih yang tak tahu kapan kan pulih, hari-hari pun merintih.  

Deep Sigh

Sejenak, helaan napas berat kembali terdengar. Perlahan, titik-titik air mulai membasahi pipi. Berlari, mencari penghiburan kesana kemari.  Berharap, semua dapat teratasi dan everything is gonna be okay.  Namun, smua itu tak dapat menahan kerinduan yg menyeruak dlm hati.  Satu persatu, kenangan kebersamaan terlintas dan memenuhi isi pikiran.  Nalar yang susah payah ditata rapi, terkoyak dan hancur berkeping lagi.  Mengapa semua ini terjadi, mengapa ini terjadi kepada kita?  Tak sebentar penantianmu dan penantianku untuk menyatu, namun bagai sekejab mata persatuan itu direnggut.  Kini aku sendiri menghadapi hari, tanpamu tempatku menyandarkan hati.  Tergeletak terisak menahan sesak ketika sendiri, ironinya tertawa bergembira di depan massa. 

Sadly 1st Anniversary

Setahun yg lalu, tepatnya di malam ini, mata sulit tuk dipejamkan...  Hati terlalu bersemangat untuk menyambut esok hari... Hari yg telah menjadi penantian kita selama kurang lebih 8 tahun, akan segera berbuah manis.  Prakata dan janji suci kan terucap esok pukul 08.00 pagi tepat. Keringat peluh terlihat jelas di kening dan tanganmu  Pertama kalinya aku melihatmu segugup itu.  Dan para saksi mengucap "Sah" atas janji suci yg telah kita ikrarkan.  Yg kukira bahagia kan mengarungi dunia baru kita, seperti pasangan pada umumnya.  Kenyataan, neraka kehidupan telah menganga menanti rasa bahagia kita.  Bertubi-tubi cobaan menerpa, tanpa lelah dan mengeluh tak seperti aku maupun kamu.  Bukan bahagia, namun kesedihan yg tiada bertepi hingga ajal menjemput pujaanku, belahan jiwaku.  Kini, aku sendiri mengingat hari suci yg kan semestinya akan kita sambut esok hari.  Sungguh pilu hati ini bee, kumohon....  Temui aku meski hanya dlm mimpi, bia...

Wanna Die

Tak kutemukan arti hidup Setelah kau pergi meninggalkanku  Semua terasa hampa dan seringkali menyakitkan Kini, aku berjuang sendiri Menjalani hidup yang tiada bermakna Celah hati seringkali terusik Tersayat, tercabik penuh luka Watak memang tidak bisa diperbaiki Karena watak itulah aku kehilanganmu  Karena orang itulah kau tak lagi di sini bersamaku  Mengapa takdir kita senaas ini  Ingin aku segera pergi  Mohon cabut saja nyawa dari raga  Aku sudah tak sanggup menahan derita  Sungguh perih hati ini  Harapanku hanya mati dan tiada lain lagi

I am fake

  Yang sebenarnya terjadi, aku hanya pura-pura kuat. Aku berpura-pura tangguh di hadapan orang-orang.  Aku selalu diam dan tersenyum mendengarkan omongan kalian.  Aku tertawa lepas seakan melepas rasa sedih dan sakit yg ada di dalam hati.  Namun, ternyata tetes air mata senantiasa berjatuhan di kala sendirian.  Bantal dan guling menjadi basah dikala hati ini terkoyak dari dalam dan dihantam dari luar.  Rasa perih itu kembali menyeruak memenuhi dada dan kepala.  Kau pergi tinggalkan aku, sendirian menghadapi dunia yg kejam.  Entah sampai kapan aku kan mampu bertahan.  Kurasakan diriku runtuh perlahan dan mungkin kan berakhir jadi kepingan.  Kucoba bertahan selama mungkin, kucari penghiburan untuk menghalangi sepi.  Namun, tetap saja smua itu hanya bertahan sebentar dan tak lagi mampu membendung bandang yang telah cukup lama tertahan. 

Lamise Esem

Ra krasa wus satus dina linuwih sira ninggalna janma Nala tansah nandang sara, raga tansah lumampah kaya samadya  Luh tumetes sadhuwuring bantal lawan guling  Pikiran banter namung esem kedah tetep sumungging  Sakabehing manungsa mesthi duweni prakara kang rubeda  Gusti peparing dalan kang ora amung rata, kala lurus kala menggok kala munggah lan  sakala mudhun  Prakara kang wus dianggep cuthel nyatane isih methentheng nujem  Wardaya kang disangka wus ayem sanyatane obah masik kaya dermolem  Sanalika mustaka kenceng gulu cengeng    

I Miss You

I am just a sad song.... Without you i felt lonely, Without you i can't stand right, You didn't tell me how to spend my life without you here. You said that we'll be fine after you came back  But, you lied to me...  You're gone, you leave me alone We dreamed that we'll raise our child together You'll read a story before our child go to sleep But it just a dream. I try to not sad everytime, i try to forget  But every single thing make me remember about you Remember about our dream, your voice, your face, your smile I don't know until when this sad will be ending I miss you bee... I miss you so much I miss your messy and everthing about you, miss you so badly.

Alone

Kenapa kau tidak sekalian membawa aku pergi bersamamu, bee?  Kenapa kamu pergi seorang diri pergi jauh di sana...  Apa aku terlalu merepotkan bagimu? Apa karena aku terlalu rewel dan mengesalkan? Apa karena aku selalu membuatmu kecewa? Apa karena kamu menjadi membenciku?  Meski kita sering bertengkar, bukankah kita akan selalu kembali berbaikan?  Kamu seakan berkata bahwa kamu telah baik2 saja dalam mimpi semalam  Tapi bagaimana denganku?  Bagaimana aku menjalani hidupku sendirian tanpamu skrg?  Terlalu banyak orang yang menghakimiku  Tidak ada lagi orang yang membelaku seperti kamu  Tidak ada lagi orang yang menemaniku tdr  Tidak ada lagi orang yang membangunkanku untuk berkendara malam2 sekedar mencari angin segar Tidak ada lagi orang yang memboncengku Tidak ada lagi sosokmu yang hangat itu  Tidak ada lagi orang yg bisa kupeluk dan kucium sesuka hati  Aku sendiri di sini....  Bukan sendiri karena ditinggal bekerja sehari...

Bee

Manusia tidak dapat melawan takdir yang sudah digariskan.  Sekeras apapun usaha yg kau lakukan. Sebanyak apapun kau meminta dan berdoa. Jika Sang Khaliq telah berkata "Kun faya kun" niscaya tiada satupun makhluk yg dpt mencegahnya.  Penyesalan selalu datang disaat semua sudah terjadi.  Menyesal dan menangis sebanyak apapun tidak dapat mengubah apa yg sudah terjadi. Memutar waktu hanya ada di film, drama, novel, dan manga.  Berpikir bahwa semua terjadi terlalu cepat, berharap semua ini hanya mimpi.  Tolong bangunkan aku dari mimpi ini, ya Rabb.  Nyatanya, aku masih belum terbangun.  Entah Allah sangat menyayangimu atau mungkin aku yang terlalu sayang padamu, sehingga engkau direnggut dariku.  Ikhlas bukan perkara yang mudah, meratap adalah hal yang dikutuk, tp aku pun tidak dapat mengontrol diriku.  Aku terus saja menangis setiap teringat padamu. Bisakah aku melewatinya, bee?  Benarkah waktu kan menjawab semuanya, Tuhan?  Aku terlalu...

Deep wish

Tuhan, aku, mulutku, sikapku, dan jari2ku khilaf.  Mohon ampuni hamba atas semuanya.  Tuhan, aku memang bukan insan yg sempurna.  Hamba dilumuri berbagai dosa, dari yang kecil hingga sebesar yg hamba sendiri juga tidak tahu.  Namun Tuhan, hanya kepada-Mu hamba menyembah dan meminta pertolongan. Mohon, beri hamba dan ia kesempatan.  Tolonglah kami, tunjukkan keajaiban-Mu.  Sembuhkanlah dan sehatkanlah ia.  Aku berjanji akan memperlakukannya lebih baik ke depan nanti. Aku berjanji akan lebih taat kepada-Mu.  Untuk itu Tuhan, tolong sembuhkan segala deritanya, kembalikan ia ke sisi hamba. 

Kau Boleh Saja

Menangislah jika itu membuatmu lega Menangislah jika memang itu satu2nya yg tersisa dr dirimu Menangislah hingga mungkin matamu sembab dan bengkak Keluarkan semua rasa sesak dan sakit dlm dadamu dg isak tangismu Namun, ingatlah... Kau harus tersenyum esok hari Tertawalah seakan tdk ada apa2 yg terjadi padamu Anggaplah dirimu lupa akan semua rasa itu  Memasang topeng akan melindungimu dr kehidupan sosial