Di pojok kamar sebelah kiri Seorang gadis tersedu sendiri Memikirkan banyak hal seorang diri Menanggung semua beban di pundaknya lagi Terduduk ia menahan beratnya kehidupan Impian dan kenyataan tak sejalan beriringan Dihadapkan dengan problema dan problematika Dituntut untuk menuntaskan sesegera Terjatuh tersungkur si gadis yang tak lagi kecil itu Tertimpa pahitnya nasib kehidupan semu Tak ada satupun tangan yg berusaha meraih dan menggapainya Tertatih tatih ia berdiri berjalan dan berlari kembali pada dirinya Hatinya berteriak dg lantang Namun, lisan terkunci rapat dan memilih diam Tak kuasa menahan, terisak kemudian di tengah malam
Just a Javaness people. Love tradition of Java and Japan. If you wanna copy my stories, you must include the source. Be a good people, arigatou~