Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2022

Adil (?)

Dimanapun...  Akan slalu ada ketidak adilan, begitulah kehidupan.  Yang Maha Adil tentu saja hanya Tuhan, jgn berharap manusia dapat berlaku adil.  Di mana-mana,  Akan selalu ada sosok yang menyakiti perasaan dan batinmu.  Ketika kau berharap orang yang menyakitimu menderita, kenyataannya kamulah yg smkin menderita.  Sosok tersebut kan selalu berlalu sesukanya dan lebih berumur panjang.  Menangis adalah salah satu cara meluapkan perasaan ketika tiada orang yang kan mendengar dan memihakmu.  Jadi, silahkan menangis, tidak apa-apa. 

Kepergianmu

Setahun lalu, di hari idul adha meski di tanggal masehi yang berbeda masih terngiang hingga kini.  Masih petang, menjelang fajar ku terbangun dari tidur yg malam-malam sebelumnya tak kudapati nyenyak.  Kau meninggalkanku, bukan hanya pergi ke kotamu seperti biasa namun kau pergi selamanya menuju kota abadi-Nya.  Waktu itu, covid baru gencar-gencarnya sehingga sangat sulit menemukan transportasi menuju pertemuan terakhir kita.  Masih baik, tetangga kos kita baik adanya, ku ganggu mereka di lelapnya mimpi, menemani memutari kota tuk dapat berjumpa denganmu.  Setelah berputar-putar, tiket kereta tercepat jam 7 pagi baru kudapat. Kosong, hanya tangis yang mengiringi sepanjang jalan.  Setiba di stasiun, nasib masih mempermainkanku, tukang ojek dua kali berhasil menipu diri.  Malang, seperti nama kotamu, yang ku jumpa bukan dirimu namun batu nisan dan tanah pekuburan nan asing. Setahun telah berlalu, kini kudapati diriku membendung air mata yang ingin tumpah...

Maaf

Maaf, aku tak hidup sesuai ekspektasimu Maaf, gelarku tak dapat membuatmu bahagia Maaf, penghasilanku tak dapat mencukupi kebutuhanmu Maafkan aku, perkataan dan perbuatanku selalu mengecewakanmu Maaf karena melahirkanku hanya membuatmu menderita Maafkan aku yang juga tak dapat memahamimu Ketika kerja keras dan usaha yang telah kau lakukan hingga mungkin dapat menjungkir balikkan hari-harimu tidak dihargai dan tidak diapresiasi, terutama bagi orang yang paling dekat denganmu, maka hanya diam yang kan bicara.  Telah diingatkan berulang kali bahwa jangan terlalu berharap pada insan jika tak ingin terluka, tapi tetap saja....  Jangan bekerja terlalu keras, karena tdk kan selalu membuahkan hasil melimpah seperti ekspektasjmu, bekerja seperlunya, reward diri sendiri jika ingin tetap waras.  Kalau mau gila, silahkan saja terjebak.