Sinar mentari menyiangi hari dan bumi begitu teriknya Rindu rasanya mencium aroma khas tanah saat air langit terjatuh Ingin pula berlari dan menari di bawah langit hujan Nestapa menguar ketika langkah-langkah terjejak di tanah negeri Ungkapan dari tanah tandus dan tanaman yang mengering mati Rupa-rupanya telah menginfeksi setiap inchi diri ini Rakyat mulai menggelar ritual dan sembahyang dengan penuh harap Apakah sebetulnya kami sudah tidak pantas lagi menerima berkah-Mu? Hingga kemarau ini begitu panjang dan menyakitkan Atau sebenarnya ini semua terjadi akibat dari perbuatan para manusia itu sendiri Yang membuat musim tak berotasi normal seperti dahulu Unjuk serakah meraup sumber daya bumi hingga ke inti Gema panas semakin berkumandang di penjuru kota Anak kecil muda dewasa hingga tua enggan menampakkan bayang karenanya Naik semakin naik derajat suhu udara hingga empat puluhan celcius Bagai ungguk merindukan bulan Aku engkau ...
Just a Javaness people. Love tradition of Java and Japan. If you wanna copy my stories, you must include the source. Be a good people, arigatou~