Langsung ke konten utama

Bee



Manusia tidak dapat melawan takdir yang sudah digariskan. 

Sekeras apapun usaha yg kau lakukan.

Sebanyak apapun kau meminta dan berdoa.

Jika Sang Khaliq telah berkata "Kun faya kun" niscaya tiada satupun makhluk yg dpt mencegahnya. 

Penyesalan selalu datang disaat semua sudah terjadi. 

Menyesal dan menangis sebanyak apapun tidak dapat mengubah apa yg sudah terjadi.

Memutar waktu hanya ada di film, drama, novel, dan manga. 

Berpikir bahwa semua terjadi terlalu cepat, berharap semua ini hanya mimpi. 

Tolong bangunkan aku dari mimpi ini, ya Rabb. 

Nyatanya, aku masih belum terbangun. 

Entah Allah sangat menyayangimu atau mungkin aku yang terlalu sayang padamu, sehingga engkau direnggut dariku. 

Ikhlas bukan perkara yang mudah, meratap adalah hal yang dikutuk, tp aku pun tidak dapat mengontrol diriku. 

Aku terus saja menangis setiap teringat padamu.

Bisakah aku melewatinya, bee? 

Benarkah waktu kan menjawab semuanya, Tuhan? 

Aku terlalu merindukanmu, 

Kini aku sudah tak dapat lagi memelukmu, merasakan hangatnya dirimu, mendengar suaramu yang tiap kali memanggilku "bii... bii... yank... syg..." 

Doa terbaik akan selalu kupanjatkan untukmu, semoga kita segera dipertemukan kembali dlm keabadian. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kriteria Penilaian Lomba Pidato dan Contohnya (Bahasa Jawa)

If you wanna copy my stories, you must include the source. Be a good people, arigatou~ Kriteria Penilaian Lomba Pidato dan Contohnya  Perhatikan baik-baik penjelasan kriteria penilaian dalam lomba pidato berikut ini  1. Kesesuaian tema, judul dan isi pidato Peserta pidato akan menyampaikan judul pada awal memulai. Isi adalah apa yang disampaikan dalam berpidato. Dalam hal ini ketentuan dalm lomba menjadi landasan. Jika judul sudah ditentukan maka otomatis semua peserta akan membawakan judul yang sama, namun jika hanya tema maka judul akan bervariasi. Dari situ penilai atau juri bisa mengukur kesesuaian tema, judul dan isi yang dibawakan 2. Sistematika pembawaan ( pembuka, isi, penutup) Sangat dasar dalam berbicara di depan publik termasuk berpidato mempunyai urutan pembuka, isi dan penutup yang harus dibawakan dengan tepat oleh peserta lomba pidato. Jika ada salah satu yang kurang maka akan menjadi nilai minus. 3.  Bahasa yang bagus Pertama bahasa...

RPP CERITA RAKYAT BAHASA JAWA KURIKULUM 2013 KELAS 7 SMP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan               : SMP Negeri 3 Sukoharjo Mata Pelajaran                     : Bahasa Jawa Kelas /Semester                    : VII /I Materi Pokok                       : Cerita Rakyat Alokasi Waktu                     : 4 x pertemuan (8 jp) A.       Kompetensi Inti KI 1   Menghayati   dan mengamalkan   ajaran   agama yang dianutnya. KI 2   Menghargai dan men g hayati perilaku jujur, disil...

Crita Wayang "Srikandhi Madeg Senapati"

If you wanna copy my stories, you must include the source. Be a good people, arigatou~ Ing tlatah Jawa, wayang ngrembaka tumekan saiki. Wiwitane, wayang dadi sarana kanggo muji syukur lan atur panuwun marang Gusti Kang Murbeng Dumadi. Jalaran wayang nuduhake watak kang religius, ngabekti marang Gusti, lan iku kabeh watak kapribadene wong Jawa.   Wayang iku kabudayan asli Jawa. Ing tanggal 7 Nopember 2003 wayang wis diakoni marang UNESCO minangka kabudayan luhur bangsa Indonesia. Prastawa iki mratandhani yen donya ngakoni menawa wayang iku kabudayan kang luhur. Sapa wae sing gelem nyemak isi lan pitutur kang ana ing wayang bakal dituntun ing dalan kabecikan. Wayang iku asale saka tembung “hyang” kang tegese dewa. Wong kang ngalokake utawa mimpin pagelaran wayang diarani dhalang. Dene, wong sing nabuh gamelan lan ngiringi pagelaran wayang diarani niyaga. Crita wayang kang biyasane dadi lakon ing pagelaran wayang kulit iku njupuk saka crita Mahabarata lan Ramayana. Mahabarata ...